Panelis Dengan IRI, Bupati Boltim Paparkan Penanganan Covid-19

Boltim, POSTotabuan.com- Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, menjadi panelis dalam diskusi virtual yang digelar International Republican Institute (IRI), Emerging Leaders Academy, National Forum Online, Senin (15/6/2020.

Selain Bupati Boltim, diskusi virtual melalui video conference menghadirkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak.

Bupati menyampaikan, kenapa Kabupaten Boltim masih zona hijau atau bebas dari viru corona karena masyarakat Boltim itu patuh. Bahkan untuk kerja diluar daerah pun mereka tidak tertarik. Masyarakat Boltim kebanyakan lebih memilih kerja di daerahnya sendiri daripada mereka harus keluar, karena upah atau penghasilan semacam tukang di atas Rp150 ribu perhari. Hal ini yang menjadi kebanggaannya.

“Sejak saya turun melakukan edukasi kepada masyarakat awal bulan Maret lalu tentang bahaya virus corona mulai saat itu juga masyarakat Boltim tidak pernah keluar daerah, “ kata Bupati.

Bupati mengatakan untuk masalah Covid-19, pertama yang dia sampaikan kepada masyarakat Boltim apa itu virus corona, bagaimana cara kerja dan ancaman apa yang terjadi.

Namun menurut dia, bukan soal kematian yang ditakuti, melainkan bela negara. Karena dampak dari virus corona adalah keuangan negara dan itu sekarang terjadi.

“Akibat dari virus corona dana transfer dari pemerintah pusat untuk seluruh kabupaten/kota yang jumlah 504 dan 34 provinsi itu dipotong 50 persen. Ini adalah dampaknya jadi tidak main-main. Jadi resikonya bukan pada soal kematian, “ ujarnya.

Diakhir diskusi Bupati menyampaikan nasehat kepada kaum millenial adik-adik IRI.

“Jangan pikirkan apa yang bisa kita raih. Namun pikirkan apa yang bisa kita kasih. Jika kita sudah kasih, maka kita akan meraih atas apa yang kita peroleh, “ ucapnya.

Dari pihak pun IRI menyampaikan terima kasih kepada Bupati Boltim dengan bahasa atau logat Mongondow Syukur Moanto. Pak Bupati adalah salah satu kepala daerah di Indonesia yang sukses dalam pencegahan penyebaran Covid-19.(far)

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*