Rezha Mamonto.(foto:ist)
Rezha Mamonto.(foto:ist)

Langgar Instruksi Bupati Selama Covid-19, Sanksi Menanti ASN Boltim

POSTotabuan.com, Boltim-Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Rezha Mamonto menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diketahui tidak mengindahkan instruksi Bupati Boltim Sehan Landjar terkait pelarangan tidak keluar daerah, ataupun sebaliknya selama pandemi Covid-19.

Menurutnya sanksi tersebut berupa pemindahan dan teguran sekaligus pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD) bagi ASN tersebut. Hal ini menyusul kritikan Ketua DPRD Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Fuad Landjar, yang mendapati masih ada ASN yang bolak balik melewati perbatasan pintu masuk Boltim pasca dikeluarkannya instruksi Bupati tersebut, untuk pemutusan mata rantai Covid-19.

“Sanksi tegas bakal diberlakukan bagi para ASN maupun honorer yang tak
disiplin, “ tegas Rezha, Jumat (8/5/2020).

Dia mengatakan selain staf ASN dan tenaga honorer, pimpinan satuan kerja yakni kepala dinas/badan yang kedapatan bolak balik Boltim tentu mendapatkan sanksi yang sama.

“Saya berharap apa yang sudah tegaskan oleh Bupati harus di taati, guna kebaikan bersama untuk pemutusan mata rantai Covid-19, “ imbuhnya.

Sebelumnya Bupati Boltim Sehan Landjar mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 yang semakin masif dibeberapa daerah di Sulawesi Utara (Sulut) kepada ASN dan tenaga honorer di larang keluar masuk daerah. Hal ini juga berlaku untuk semua karyawan perusahaan, bank dan usaha jasa lainnya.

“Kepada Tim Gugus Tugas pencegahan Covid-19, di pos penjagaan perbatasan Boltim-Kotamobagu, Boltim-Minsel, Boltim-Mitra dan Boltim Bolsel agar tidak mengizinkan ASN dan non ASN di Pemkab Boltim keluar masuk di Boltim dengan alasan apapun, “ tegas Sehan.

tim PT

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*