Refleksi 4 Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Boltim Sehan-Rusdi

Selang empat tahun kepemimpinan, sejumlah capaian pembangunan telah dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow timur (Boltim) Sehan Landjar dan Rusdi Gumalangit. Hal itu demi kesejahteraan dan kemajuan daerah Kabupaten Boltim sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati.Salah satu program yang paling menonjol adalah penurunan angka kemiskinan masyarakat Boltim mengalami peningkatkan, begitupun indeks pembangunan manusia serta berbagai pembangunan infrastruktur yang sudah dirasakan langsung masyarakat.Tidak hanya itu, berbagai macam penghargaan telah diterima oleh Bupati Sehan Landjar selama memimpin Kabupaten Boltim. Salah satunya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke enam kalinya secara berturut-turut.

Hal itu tentu tidaklah mudah, namun Sehan yang didampingi Rusdi bisa membuktikannya dimana hampir semua lini berkembang dan maju.Hal yang menarik, meskipun pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Boltim paling kecil di antara 15 kabupaten/kota se Sulawesi Utara, namun Sehan selalu memprioritas pada belanja public. Sehingga, walaupun daerah baru seumur jagung, Boltim telah banyak menorekan hasil yang signifikan.Dalam setiap kesempatan baik dengan jajaran pemerintah daerah maupun dihadapan masayarakat, bupati dua periode ini sering menyampaikan bahwa prioritas dan keprihatinan juga adalah penduduk yang belum memiliki rumah tinggal, sehingga beberapa tahun terakhir melalui program Dinas Sosial dan Dinas PUPR telah membangun ribuan Rumah Tinggal Layak Huni ( RTLH) untuk warga kurang mampu yang tersebar di beberapa desa yang ada di tujuh kecamatan.
Meskipun masih banyak juga yang belum terwujud karena dengan
keterbatasan anggaran, tetapi bupati melalui penerintah daera berupaya agar rakyat miskin bisa memiliki tanah, rumah sendiri, di negeri sendiri,  dapat tidur nyenyak karena kenyang tidak kelaparan.“Sebelum masa jabatan saya dan Rusdi berakhir, target saya  seluruh rakyat Boltim sudah tinggal dirumah sendiri, ditanah sendiri, di negeri sendiri, “ ungkap Eyang sapaan akrab Bupati Boltim dua periode.

Redaksi POSTotabuan

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*