Fingerprint Diberlakukan Untuk Pemerintah Desa

POSTotabuan.com, Boltim- Penerapan fingerprint mulai diberlakukan di setiap kantor desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Boltim Uyun Pangalima mengatakan pertimbangan kenapa fingerprint diberlakukan karena aparatur desa itu adalah pelaksana pemerintahan di desa yang memiliki kantor.

Selain itu, ketika perangkat desa datang ke kantor pagi hari untuk lakukan finger, maka ada kemungkinan Sangadi atau sekretaris desa bisa mengarahkan program atau mengingatkan kembali apa yang harus dilakukan.

“Kantor adalah salah satu elemen tempat kerja untuk meningkatkan
disiplin waktu, sehingga fingerprint kami ajukan untuk ditetapkan sebagai perbup, dan itu berlaku di aparatur desa dalam rangka ketepatan waktu di kantor dan kontrol dari Sangadi terhadap kehadiran dan kinerja perangkat desa, “ kata Uyun, Jumat (7/2/2020).

Dikatakannya juga bahawa penerapan fingerprint itu hanyalah pola untuk mengendalikan disiplin aparat desa.

“Apabila perangkat desa tidak datang finger pagi, dan dari rumah langsung turun lapangan, maka aparat desa tersebut tidak mengetahui apa yang disampaikan oleh sangadi atau sekdes. Jadi itu kenapa pentingnya ke kantor desa melakukan fingerprint, “ terangya.

Lanjut Uyun hal yang juga penerapan fingerprint sebagai pertanggungjawaban untuk pembayaran insentif aparatur desa.

“Harus berdasarkan penilaian kinerja, karena tidak serta merta seluruh aparat dibayar secara merata, “ jelasnya.(far)

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*