Gaya Blusukan Amalia, Mirip Sang Ayah Sehan Landjar

Menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2020, Amalia Ramadhan Landjar mulai mengatur strategi untuk menggaet suara.

Belakangan Amalia kerap melakukan blusukan menyambangi warga Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Sebagai politisi muda, dia meniru strategi blusukan ayahnya Sehan Landjar yang tak lain adalah Bupati Boltim.

Salah satu cara yang dilakukannya adalah datang ke acara kematian warga, memberi bantuan keluarga yang kena musibah, menyambangi warga yang lagi sakit serta menghadiri undangan pernikahan. Gaya seperti ini kerap dilakukan sang ayah ketika mencalonkan diri sebagai Bupati Boltim dua periode.

Pengamat Politik Sulawesi Utara (Sulut), Pitres Sambowadile mengatakan blusukan tersebut merupakan cara Amalia memperkenalkan dirinya kepada masyarakat untuk maju sebagai calon bupati pada Pilkada Boltim 2020.

“Pendekatan langsung kepada masyarakat yang dilakukan oleh putri kedua Bupati Boltim cara ampuh untuk menggaet suara, “ kata Pitres.

Sebelumnya Amalia mengatakan bahwa motivasi dirinya ingin maju di Pilkada Boltim untuk melanjutkan apa yang sudah di jalankan pemerintah saat ini yang faktanya sudah baik menjadi jauh lebih baik, kerena memang dari segi pengembangan daerah, Boltim termasuk daerah yang sangat laju pengembangannya terutama pada infrastruktur.

Tetapi menurutnya, masih ada yang kurang yakni pengembangan sumber daya manusia.

“Lima tahun ke depan harus jadi prioritas karena buat saya tidak ada gunanya daerah berkembang pesat tapi tidak di dukung dengan SDM yang kreatif dan inovatif, jadi semuanya harus di dorong supaya Boltim mampu bersaing dengan daerah-daerah lain dan masyarakat bisa mandiri untuk mencapai suatu kesajahteraan, “ ungkapnya.

Salah satu program Bupati Sehan Landjar yang paling  menarik menurutnya, pemberian beasiswa kepada semua mahasiswa Boltim yang disebut program anak asuh pemerintah daerah, pemberian uang Rp 100 ribu perhari selama 15 hari sebagai uang makan minum  bagi keluarga yang kurang mampu yang sakit dan dirawat di rumah sakit, dan pemberiatan santunan kepada lansia.

“Program ini harus dilanjutkan karena bersentuhan langsung dengan rakyat, “ ucapnya.

riel

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*