Rakor Dana Pilkada di DPRD Boltim Berlangsung Alot

POSTotabuan.com,BOLTIM-DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bersama Tim Aggaran Pemerintah Dearah (TAPD), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Boltim, menggelar rapat koordinasi (rakor).

Rapat yang dilaksanakan diruangan sidang DPRD Boltim Senin (7/10/2019), membahas alokasi anggaran untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanankan pada tahun 2020.

Pantauan POSTotabuan.com, rapat yang dipimpim oleh Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar berlangsug alot.

KPU Boltim memaparkan satu persatu dari 24 itam dalam tahapan pilkada, namun pembahasan ini tidak menemukan kata sepakat meskipun sebelumnya anggaran Rp17 miliar lebih telah disepakati oleh KPU dan TAPD.

Fuad yang memimpin rapar tersebut meminta rapat ini ditunda dan dibahas lagi. Pasalnya, kata dia, pilkada ini selain pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, juga ada pemilihan Gubernur, sehingga menurutnya perlu ada dana sharing terkait beberapa kegiatan dalam tahapan pilkada nanti.

“Perlu ada dana sharing dari Provinsi untuk pilkada, kalau tidak kita juga tidak mau menganggarkan anggaran untuk pemilihan Gubernur. Sebab, APBD Boltim tidak cuma untuk KPU saja, kita juga di DPRD punya janji politik terhadap konstituen dan itu harus kami penuhi, “ tegas Fuad, diiyakan juga oleh Anggota DPRD, Argo Sumaiku.

Sementara Ketua TAPD Pemkab Boltim Oskar Monoppo mengatakan bahwa mereka memberikan anggaran sebesar Rp17,2 miliar berdasarkan kesepatakan TAPD.

“Kalau KPU minta lebih dari angka ini, maka tentu ada anggaran di SKPD lain yang dikurungi. Dalam artian ada SKPD tidak mendapatkan anggaran di tahun 2020, “ kata Oskar.  

riel

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*