Pilkada Boltim Berpeluang 10 Paslon Independen

PT,BOLTIM-Tahapan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, direncanakan baru akan dimulai pada bulan Desember 2019. Namun sejumlah bakal calon yang bakalan maju pada pemilihan bupati dan wakil bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kini mulai bermunculan.

Belum tahu pasti para calon kandidat tersebut, akan maju lewat partai atau jalur independen.

Menurut Komisi Pemilihan Umun (KPU) Boltim, untuk calon independen atau jalur perseorangan mengacu pada undang-undang pilkada, yakni berdasarkan jumlah pemilih.

“Syarat bagi pasangan calon (paslon) independen mengacu pada undang-undang pilkada, yakni sepuluh persen dari jumlah pemilih, “ kata Ketua KPU Boltim, Jamal Rahman, Rabu (4/9/2019).

Dia mengatakan, untuk Kabupaten Boltim jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang ada saat ini sesuai dengan data pemilu serentak baru-baru ini sebanyak 53 ribu lebih.

“Jadi bagi paslon bupati dan wakil bupati, pilkada Boltim 2020, yang berminat maju lewat jalur perseorangan diwajibkan menyertakan 5 ribu atau sepuluh persen lembar fotochopy KTP dukungan, “ terangnya.

Dengan syarat yang cuma 5 ribu lembar fotochopy KTP, dia berasumsi pilkada Boltim berpeluang bisa diikuti oleh sepuluh paslon independen.

“Jumlah DPT kita 53 ribu, dibagi 10 persen, dapat 5 ribu. Jadi asumsi saya pilkada Boltim berpeluang diikuti sepuluh paslon jalur perseorangan,“ katanya.

Sekertaris KPU Boltim Arfan Palima juga mengatakan hal demikian. Menurutnya, jika dukungan paslon perseorangan cuma sepuluh persen dari jumlah DPT, maka pilkada Boltim akan banyak dengan calon dari independen.

Meski begitu kata Arfan, KPU masih menunggu regulasi atau PKPU tentang pilkada 2020.

“Pada prinsipnya, KPU siap menyelenggarakan tahapan pilkada, tapi dengan sayarat harus didukung dengan anggaran yang cukup, “ katanya.

rhul

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*