Harga Ikan Turun, Cabai Kian Pedas

POSTotabuan.com,BOLTIM—Pasca badai angin selatan yang turut mempengaruhi tangkapan ikan nelayan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kini mulai berangsur normal.

Pantauan media ini Sabtu, (28/9/2019) harga ikan di Pasar tradisional Kotabunan, Kecamatan Kotabunan, sejak se pekan terakhir ini mulai stabil setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan harga yang melambung tinggi, dikarenakan kurangnya nelayan turun melaut.

“Ikan Malalugis biasa satu karanjang Rp150 ribu sekarang dijual 50 ribu per keranjang. Sedangkan Ikan Tude Oci sebelumnya satu keranjang Rp300 ribu sekarang turun harga Rp150 ribu, “ kata Linda Tangoi, yang kesehariannya berjualan di pasar Kotabunan.

Penjual lainnya Anita Jilau mengaku, harga ikan minggu terakhir ini sudah mulai normal lantaran nelayan yang melaut sudah mulai dapat ikan yang banyak sehingga stok ikan melimpah.

“Bayak perahu nelayan yang beberapa hari ini mendapatkan ikan yang banyak sehingga stok melimpah dan harga pun mulai normal tidak seperti yang lalu, “ kata dia.

Berbeda dengan harga ikan, harga cabai rawit di pasar Kotabunan kini mulai terasa pedas alias mengalami kenaikan.

Jemi Matoha salah satu pedagang sembako mengatakan kenaikan paling tajam terjadi pada harga cabai. Pekan lalu kata dia, cabai rawit dijual dengan harga per kilogram Rp60 ribu, namun beberapa hari terakhir ini tiba-tiba mengalami kenaikan Rp75 ribu sampai Rp80 ribu perkilo.

“Untuk cabai rawit, kita jual Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per liter, sedangkan perkilonya dijual Rp75 ribu sampai Rp80 ribu, “ kata Jemi.

Menurut dia, kenaikan harga cabai ini dikerenakan pasokan atau stok dari petani berkurang lantaran musim kemarau. “Pasokan dari petani berkurang jadi hanga cabai melambung. Sementara harga pangan lainnya, seperti bawang mera, bawang putih dan tomat masih stabil, “ katanya.

rhul

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*