Disdukcapil Minta Warga Sudah Meninggal Dilapor Untuk Penghapusan Data

POSTotabuan.com,BOLTIM-Jika ada warga atau penduduk Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang meninggal dunia harus segera dilaporkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dikcapil) Boltim, untuk dihapus datanya. Hal dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Perubahan Status Anak, Pewarganegaraan dan Kematian, Dukcapil, Yohana Kaaro.

Dia mengatakan jika warga yang meninggal tersebut, tidak lapor, akan tetap tersimpan di daftar kependudukan. Untuk itu kepada keluarganya agar dapat melaporkan hal ini untuk diterbitkan akta kematian.

“Selain urusan pemakaman, pihak keluarga juga perlu mengurus Akta Kematian di Kantor Disdukcapil, “ kata Yohano, Jumat (27/9/2019).

Dia menjelaskan kenapa akta kematian itu sangat penting, supaya dapat diketahui jumlah penduk. Artinya jumlahnya tetap tidak bertambah.

“Kalau kita tidak membuat akta kematian, otomatis jumlah penduduk datanya akan terus bertambah padahal ada yang sudah meninggal tapi tidak membuat akta kematiaa. Data itu masuk dalam data kita. Sehingga jika ada keluarga yang sudah meninggak dunia harus di laporkan ke dinas dan buat akta kematiannya, “ jelasnya.

Menurutnya, data penduduk yang dilaporkan kematiannya akan dihapuskan dari kartu keluarga (KK) dan nomor induk kependudukan (NIK) yang pernah dimiliki segera dinon-aktifkan secara sistem agar tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Sebagai hasil pelaporan kematian, diterbitkanlah kartu keluarga baru dan, “ terangnya.

Yohana mengatakan persyaratan untuk membuat akta kematian di Dukcapil Boltim sangat mudah, cuma membawa surat keterangan dari pemerintah desa setempat, kartu keluarga asli dan kartu tanda penduduk (KTP) asli.

“Syaratnya hanya membawa surat keterangan dari Sangadi, KK asli dan KTP asli, “ kata dia.

“Jila ada keluarga yang memegang kartu BPJS dan sudah meninggal, sebaiknya dilaporkan juga ke pihak BPJS kalau tidak, kan tetap dibayar padahal yang bersangkutan sudah meninggal dunia, “ tambahnya.

rhul

 

 

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*