PT ASA dan Bupati Sehan Sosialisasi Pembebasan Lahan

POSTotabuan.com,BOLTIM- Untuk mempercepat realisasi investasi PT Arafura Surya Alam (ASA) di Desa Kotabunan, Kecamatan Kotabunan, PT ASA bersama Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar melakukan sosialisasi pembebasan lahan, Kamis (22/8/2019), di Balai Desa Kotabunan.

Acara dihadiri masyarakat desa lingkar Kotabunan dan Bulawan Bersatu, pemilik lahan, Camat Kotabunan, Kapolsek Kotabunan dan Sangadi desa lingkar tambang.

Sehan menjelaskan mengenai dampak-dampak positif yang kelak akan diperoleh masyarakat dengan adanya penambangan tersebut. “Supaya masyarakat tahu apa yang akan dibangun dan bagaimana efek positifnya untuk masyarakat lingkar tambang, “ kata dia.

Terkait lahan yang akan dibebaskan, Sehan katakana dia hanya memfaslitasi saja. Pertemuan ini mencarikan jalan terbaik supaya pertemuan ini mendapat
kesimpulan yang baik antara pemilik lahan dan pihak perusahan PT ASA.

“Soal harga, terserah kepada pemilik lahan dan perusahaan berapa yang disepakati. Saya sebagai pemerintah daerah dalam posisi nentral. Intinya, yang saya inginkan kedua belah pihak saling mengungtungkan, “ harapnya.

Sementara pihak PT ASA melalui Manajer Eksternal Andreas Bolitobi memberikan gambaran bahwa harga yang ditawarkan oleh perusahaan dikisaran Rp200 juta sampai Rp250 juta per hektare.

“Gambarannya seperti itu. Berapa harga yang diinginkan pemilik lahan nanti kami akan laporkan semua usulan tersebut ke pihak pimpinan perusahaan, “ kata Andraes.

Dia pun mengapresiasi masyarakat Kotabunan dan Bulawan Bersatu yang begitu komunikatif terhadap pembebasan lahan.

“Masyarakat sangat komunikatif kami sangat apresiasi hal itu, “ ungkapnya.

Semetara pemilik lahan rata-rata menawarkan harga lebih tinggi dari harga yang ditawarkan oleh perusahaan. Ada yang menarkan Rp500 juta per hektare ada pula yang menginginkan Rp50 ribu per meter diluar tanaman.

“Kalau cuma 250 juta per hekatare itu terlalu kecil. Kami mau harga per meter Rp50 ribu, itu diluar tanam tahunan dan tanam bulan. Minimal dari harga tanah tersebut, itu bisa menyelesaikan sekolah atau kuliah tiga anak, “ ungkap para pemilik lahan.

rhul

 

 

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*