Pemdes Wajib Buat Perdes Larangan Melepas Hewan Anjing

POSTotabuan.com,BOLTIM-Maraknya kasus gigitan anjing yang kerap dialami warga Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sejak beberapa tahun terakhir ini. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boltim, menekankan kepada pemerintah desa setempat agar dapat membuat peraturan desa (perdes) tentang larangan melepas anjing peliharaan.

Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi mengatakan di Boltim kasus gigitan hewan anjing kerap terjadi, tapi sering tidak ada tanggung jawab dari pemilik anjing ketika kasus tersebut terjadi, sehingga kata dia perlu ada peraturan desa yang mengatur hal itu.

“Kami harap pemerintah desa (pemdes) masing-masing desa buat perdes bahwa hewan anjing harus di ikat, agar tidak membahayakan bagi orang lain, “ kata Marsidi, Jumat (19/7/19).

Dia juga menegaskan jika kasus gigitan anjing ini kembali terjadi pada warga, maka pemiliknya akan dikenakan denda sebesar Rp1,5 juta.

“Pemilik hewan harus membayar biaya vaksin anti rabies (VAR), sekira Rp1,5 juta, untuk satu orang, jika peliharaannya menggiti warga. Kalau anjingnya menggigit empat orang  yang harus siapkan dana 6 juta untuk beli VAR. Ini tujuannya agar pemilik anjing bertanggung jawab dengan peliharaannya , “ tegasnya.

rhul

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*