Terumbu Karang Laut Boltim Nampak Rusak, Diduga Akibat Bom Ikan

POSTotabuan.com, BOLTIM-Dugaan illegal fishing atau mengambil ikan laut dengan cara pakai bom diduga masih marak terjadi di laut Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Dugaan, tersebut nampak terlihat ketika Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Boltim bersama wartawan Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengambil gambar dan video di lokasi Pulau Kumeke dan Pulau Nenas, Kotabunan beberapa waktu lalu.

Saat pengambilan gambar dilakukan, terlihat sebagian terumbu karang di lokasi bawah laut Pulau Kumeke masih terlihat baik, namun ketika tim mengambil gambar di seputara Pulau Nenas beberapa titik dilokasi pulau yang memiliki pasir putih ini terumbu karangnya sudah nampakk rusak.

Ini menandakan bahwa dugaan illegal fising di laut Boltim masih saja terjadi, namun sering luput dari pengawasan pihak terkait.

Sebagian warga Kecamatan Kotabunan berpendapat bahwa terumbuh karang yang mengalami kerusakan di seputaran pulau kumeke dan pulau nenas itu disebabkan karena air pasang atau ombak yang kerap terjadi.

Namun, sebagian warga menduga rusaknya ekosistem bawah laut itu disebabkan bom ikan yang dilakukan sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Ya, ada beberapa oknum yang sering melakukan ilegal fishing, dengan alasan faktor ekonomi, “ ungkap warga kepada POSTotabuan.com.

Sekertaris PWI Boltim, Iskandar Zukarnain mengatakan perlu ada kesadaran dari masyarakat Boltim, mengambil ikan dengan cara illegal harus dihilangkan. Sebab, kata dia, mengambil ikan pakai bom tidak cuma merusak ekosistem bawah laut saja, tapi juga berdampak pada kepunuhan ikan itu sendiri. Artinya, kalau pakai bom, ikan kecil pun mati.

Disamping itu pula kata dia, tentu akan berdampak pada sektot pariwisata Boltim. Saat ini Kabupaten Bolaang Mongondow Timur lagi mempromosikan beberapa wisata laut.

“Ini perlu dijaga supaya wisatawan akan terus berdatangan di Totabuan Timur ini, “ kata pria jembolan Universitas Manado (Unima) yang sering disapa Kanda.

rhul

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*