Gelombang Tinggi di Laut Boltim, Roni dan Usman Tidak Melaut

POSTotabuan.com,BOLTIM-Gelombang tinggi yang melanda wilayah perairan selatan Bolaang Mongondow Timur (Boltim) beberapa hari terahir ini, berdampak terhadap aktivitas nelayan di Desa Bulawan, Kecamatan Kotabunan. Mereka terpaksa memilih tidak turun melaut.

“Saat ini cuaca lagi buruk, gelombang air mencapai 2 meter sampai tiga meter,  Selain itu, angin yang bertiup di wilayah perairan selatan cukup kencang dan sering turun hujan, jadi kami tidak turun melaut, “ kata nelayan Desa Bulawan, Roni Daluas  dan Usman Olii, kepada POSTotabuan.com, Jumat (12/7/19).

Meskipun begitu kata keduanya, ada beberapa teman nelayan tetap melaut karena kebutuhan sehari-hari. Mereka pergi dini hari atau pagi hari dan pulang menjelang siang sebelum terjadi gelombang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Boltim, Elvis Siagian ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini perairan laut di Sulawesi Utara (Sulut) termasuk perairan Boltim lagi gelombang tinggi berdasarkan pemberitahuan yang dikeluarkan oleh BMKG pada pukul 05:43 Wita Jumat, 12 Juli 2019 hingga Senin, 15 Juli 2019 08:00 Wita.

Dia pun mengimbau masayarakat Boltim khsusunya wilayah pesisir pantai agar tetap waspada, selain gelombang tinggi, wilayah Boltim juga kerap terjadi angin kencang. “Boltim salah wilayah yang berpotensi diterpa angin kencang, jadi masayarakat waspada terutama para nelayan, jika terjadi gelombang tinggi dan angin kecang agar tidak turun melaut, “ imbaunya.

rhul

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*