PNS Diingatkan tak Menambah Libur

POSTotabuan.com,BOLTIM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungannya yang menambah waktu libur lebaran Idul Fitri 1440 hijriah di luar yang telah ditentukan oleh pemerintah.

“Kami akan memberikan sanksi tegas kepada PNS yang kedapatan menambah libur sepanjang perayaan lebaran idul fitri,” tegas Kepala BKPSDM Boltim, Robi Mamonto, saat peringatan hari lahir pancasila, Sabtu (1/6/19).

Ia menjelaskan, libur lebaran atau cuti bersama PNS untuk Idul Fitri ditetapkan pada tanggal 3,4 dan 7 Juni 2019 dan ditambah dengan hari Sabtu dan Minggu, dan dua hari lebaran yakni tanggal 5-6 sehingga sangat cukup panjang untuk PNS merayakan lebaran bersama keluarga.

“Kami akan melaksanakan inspeksi mendadak sidak pada saat apel hari Senin (10/6/19)  guna memastikan tidak ada PNS yang menambah libur, baik bagi mereka yang merayakan idul fitri maupun yang tidak. Jadi diingatkan kepada para PNS tak menambah libur, termasuk honorer, ” ucapnya.

“Sanksi bagi PNS yang tidak masuk kerja setelah libur panjang tersebut, diberikan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada, “ tegasnya.

Sementara Bupati Boltim Sehan Landjar pada upacara peringatan hari lahir pancasila, dia melihat kedisiplinan PNS Boltim belum maksimal. Apel pagi saja masih terlambat, apalagi apel sore. “Rubahlah diri anda sebagai abdi negara agar bisa disiplin, “ tegasnya.

Sehan mengimbau PNS Boltim agar bekerja seperti biasa, setelah libur panjang tersebut dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Apalagi, baru-baru ini Pemkab Boltim baru saja meraih opini WTP enam kali secara berturut-turut.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif jajaran PNS Boltim  yang selama ini sudah berkomitmen memberikan pelayanan yang baik sehingga diakui oleh sebagian besar masyarakat,” ujarnya.

Faruk Langaru

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*