Ist
Ist

DLH Pantau Kualitas Air Sungai

POSTotabuan.com,BOLTIM—Untuk mengakomodir hak masyarakat, sebagaimana diatur dalam pasal 30 ayat 2 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 82 tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran, dimana setiap orang mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan informasi mengenai status mutu air, DLH harus berada dilapangan untuk mengecek kondisi air sungai yang ada.

Kepala DLH Botim Sjukri Tawil mengatakan pemantauan kualitas sumber air merupakan kegiatan rutin dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup Bolaang Mongondow Timur sejak tahun 2017.

“Tahun 2017 ada tiga sungai yang dipantau. Pada tahun 2019 ini bertambah tiga sungai, jadi ada enam sungai yang kita pantau kualitas airnya, yakni sungai Buyat, sungai Kotabunan, sungai Paret, sungai Motongkad, sungai Molobog, dan sungai di Modayag, “ kata Sjukri, Jumat (17/5/19)

Selain sungai, DLH Boltim juga akan memantau kualitas air Danau Bunong, air Danau Moat, air PAM Kotabunan, dan air sumur penduduk di Desa Bulawan bersatu.

Melalui pemantauan ini, kata Sjukri, DLH Boltim akan memperoleh data yang dibutuhkan guna penyusunan kebijakan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air di Bolaang Mongondow Timur,

“Jika status mutu air dalam kondisi baik  atau tidak tercemar, maka upaya untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas air perlu dilakukan. Sebaliknya jika status mutu air berada dalam kondisi cemar, dibutuhkan upaya penanggulangan dan pemulihan, “ terangnya.

“Waktu pemantauan atau pengambilan sampel air akan ditetapkan secara acak dan mendadak, “ katanya.

Faruk Langaru

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*