Pemkab Boltim Peringati Hari Kartini Dirangkaikan Hari Otonomi Daerah

BOLTIM–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar upacara memperingati Hari Kartini Ke-140 dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah Ke-XXIII dan Hari Kesiapsiagaan Bencana serta Apel Korpri,Kamis (25/04/19) kemarin,di Lapangan Kantor Bupati.Bertindak sebagai pembina upacara Bupati Boltim Sehan Landjar dan pemimpin upacara Kepala Dinas Perikanan Boltim Erna Mokodongan.Dalam sambutannya,Bupati mengatakan hendaknya merefleksikan apa yang sudah dilakukan oleh R A Kartini yakni,ikut mencerdaskan bangsa, sejahtera dan berguna bagi sesama.”Perempuan Indonesia tetaplah berjuang dan bercitra sebagai bagian anak bangsa yang semestinya paham akan makna perjuangan ibu Kartini.Dengan tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan.Tetaplah menjadi seorang istri dan ibu bagi anak anaknya.Ketokohan RA Kartini wajib kita tiru dan amalkan yakni semangat keluar dari ketertindasan,memperjuangkan sesamanya,semangat untuk maju dan berkembang,serta semangat pantang menyerah, ” kata SehanTidak berlebihan,kata Sehan,Wanita jaman sekarang sudah dapat sejajar dengan kaum pria dengan dibuktikan wanita sekarang sudah berprestasi menjadi Presiden, Menteri, Bupati bahkan kata Sehan di Boltim telah banyak menduduki posisi yang strategis.Ini menunjukkan bangsa kita sudah menyadari akan peran dan kemampuan wanita dalam ikut membangun kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.Dalam kesempatan itu juga,Bupati mengatakan perjalanan otonomi daerah pasca reformasi banyak kemajuan yang dicapai.Otonomi daerah telah memberikan solusi untuk kemajuan pembangunan daerah dimana daerah didorong dan diberikan kesempatan mengembangkan kreativitas dan inovasinya.”Muara dari pelaksanaan otonomi daerah adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan serta partisipasi aktif masyarakat.Mari kita kawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan yang kreatif dan inovatif,” sebut Sehan.Hari ini juga,kata Bupati Pemkab Boltim memperingati hari kesiapsiagaan bencana.Sebagaimana arahan Presiden pada Rakornas penanggulangan bencana,edukasi dan mitigasi (upaya mengurangi resiko) kebencanaan di daerah rawan bencana dapat dimulai dari sekolah melalui guru, masyarakat tokoh agama serta dapat melaksanakan penanaman pohon secara berkala dan berkesinambungan.”Secara nasional realisasi penanaman pohon selalu melebihi target,berkat optimisme dan partisipasi masyarakat.Kesiapsiagaan bencana itu sejatinya harus dimulai dari diri kita.Harus dipahami penanggulangan bencana itu adalah merupakan sikap dan tekad kita untuk siap mengatasi bencana sebelum terjadi.” kata Sehan.(Adv)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*