DLH Boltim Keluarkan 154 SPPL Selama Dua Tahun

BOLTIM- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (DLH Boltim), keluarkan 154 Surat Pernyataan Pengelolaan lingkungan (SPPL), dari tahun 2018 hingga 2019.

Kepala Seksi Perencanaan dan Kajian Dampak Lingkungan, Patra Mokoginta mengatakan, Rekomendasi yang dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) 2018 berjumlah 129, sedangkan tahun 2019 hingga Februari sebanyak 25 SPPL.

“Jumlah 154 SPPL, mulai dari Usaha yang bergerak dibidang warung, perbengkelan, kontraktor, koperasi dan sarang Walet,” kata Patra, Senin (8/4/19).

Menurutnya, sampai saat ini memang banyak yang datang mengurus ke DLH, namun terkendala pengambilan titik koordinat yang masuk wilayah terlarang seperti hutan lindung, cagar alam dan lain sebagainya.

“Memang banyak pengusaha baik kecil, menegah maupun besar mengambil formulir pengurusan rekomendasi SPPL. Aada beberapa warung yang ditolak penerbitan rekomendasi SPPL, karena wilayah usahanya masuk kawasan taman wisata,” ujarnya.

Semantara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sjukri Tawil mengatakan, rekomendasi SPPL memang masih wewenang DLH Boltim, namun pertambangan dan galian C di ESDM Provinsi serta Perizinan Satu Pintu Provinsi Sulut.

“Kami siap membantu pengurusan SPPL di Boltim. Agar ke depan mereka bisa usaha dengan legal. rekomendasi SPPL merupakan tanggung jawab pemilik. Jadi semua harus peduli terhadap pengurusan. untuk Tahapan awal pembuatan SPPL yakni pengambilan titik koordinat sampai penyusunan dokumen. Kemudian penilaian apakah bisa keluar rekomendasi atau tidak,” jelasnya. (red)

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*