Dinkes Boltim Identifikasi Penyakit Kusta

BOLTIM- Triwulan pertama tahun 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), identifikasi penyakit kusta sebanyak empat orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penangulangan Penyakit (P2P) dan Wabah Sammy D Rarung mengatakan, triwulan pertama tahun ini, indentifikasi penyakit kusta sebanyak empat orang. “Identifikasi ini dilakukan ke rumah. Namun kerahasian identitas penderita tetap dijaga. Karena penyakit ini masih dianggap kutukan bagi warga Boltim.Awalnya penyakit ini, jumlah penderitanya masih kurang. Karena orang masih malu untuk datang berobat,” kata Sammy, Kamis (11/4/19).

Menurutnya, tahun ini petugas berhasil mengidentifikasi empat orang yang terdiri tiga penderita multi basiler (kering). “satu orang pausi basiler (basah). Sedangkan tahun 2018 ada 22 kasus yang terinfeksi penyakit kulit atau Kusta. Total dua tahun ini, penderita Kusta di Kabupaten Boltim, berjumlah 26 orang,” ungkapnya.

Semantara itu, Kepala Dinas Kesehatan Boltim Eko Marsidi mengatakan, pihaknya turun langsung ke 80 desa, untuk identifikasi lewat program ICF dan Frambusia (infeksi pada kulit, tulang dan sendi sebab oleh bakteri). Program ini kata dia, sangat efektif karena langsung bersentuhan dengan penserita kusta. “Kami memberikan sosialisasi bahwa penyakit ini bisa disembuhkan. Untuk penyebab timbulnya penyakit ini disebabkan adanya bakteri,” jelasnya.(riel)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*