ASN dan Honorer Diminta Bertanggung Jawab Terhadap Kinerja dan Disiplin

BOLTIM- Seluru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 285 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta 805 Tenaga Honorer Daerah (Honda) di Kabupaten Boltim, diminta agar bertanggung jawab terhadap Kinerja dan disiplin.

Hal itu ditegaskan Sekda Boltim Muhammad Assagaf. menurutnya, ASN dan CPNS, serta Honda, diharapkan bisa bertanggung jawab terhadap kinerja dan disiplin kerja. kata dia,serahkan hidup ini pada Tuhan, bukan pada manusia.

“Suksesnya daerah ini, dimulai dari tanggung jawab kinerja dan kedisiplinan. Jabatan akan di lihat dari kinerja kalian, bukan jaringan dan menjadi penjilat jabatan, apa terlebih jual beli jabatan, itu tidak baik,” kata Assagaf, saat memberikan sambutan saat penyerahan SK.

Menurutnya, Jika kinerja kalian baik, maka hasilnya juga baik mulai dari jenjang karir dan pembayaran gajinya.

“utamakan kinerja loyalis, produktif, aktif, juga rubah etika dan estetika agar dihargai. Tidak semua yang lulus ini, akan sama jenjang karirnya, jenjang peningkatan jabatannya. Karena semua tergantung anda sendiri untuk mencintai pekerjaan anda,” ujarnya.

Dan perlu disampaikan lanjutnya, mulai dari tanggal 1 Januari tahun 2020, untuk pembayaran TKD sesuai kinerja bukan lagi sesuai kehadiran kalian.

“Buat tenaga honorer, setelah mulai diberikan SK-nya, akan segera dibayarkan haknya Jangan berkecil hati, mereka tenaga honorer daerah ini, masih kurang beruntung dalam pertarungan seleksi CPNS tahun 2018 kemarin,” ungkapnya.

“Namun saya yakin dan percaya, mereka ini siap kerja, karena dengan pengalaman yang sudah beberapa tahun mengabdi di Pemkab Boltim. Terima kasih sudah kerja maksimal melayani masyarakat,” jelasnya.(*)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*