Masyarakat Diminta tak Melakukan Kampanye Hitam di Medsos 

BOLTIM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Boltim, mengimbau pengguna media sosial (Medsos) agar tidak melakukan kampanye  yang menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) saat

Ketua KPU Boltim Jamal Rahman mengatakan saat ini masa kampanye pemilihan umum (pemilu) pilpres dan pileg sudah dimulai, dia meminta  masyarakat pengguna medsos supaya tidak menyinggung isu sar, fitnah, hoaks dan ujaran kebencian “Kalau substansi kampanye tidak boleh sara, menghina, menghujat yang bertentangan dengan Pancasila, ” ujarnya Senin (25/3/19).

Untuk melakukan pemantauan di medsos, pihaknya akan berkoordinasi dengan Diskominfo. “Kami akan saling koordinasi dengan Diskominfo, ” katanya.

Sementara, Kepala Diskominfo Boltim Hamdi Egam, juga mengimbau kepada masyarakat agar dalam menggunakan medsos saat masa kampanye, tetap berada pada aturan, dan tidak perlu hal yang sensasional dan tendensius. “Tetap ikuti aturan, tidak perlu sensasional, dan jangan tendensius, karena jika sudah menyinggung dan mengarah pada fitnah atau black campaignatau menyebarkan hoaks, maka akan menjadi delik aduan. Dan itu akan merugikan masyarakat itu sendiri dan peserta pemilu, ” kata Hamdi.

Namuan sejauh ini, dalama amatannya pengguna medsos di Boltim belum ada yang mengarah pada sara. ”Boltim masih biasa-biasa, ” kata dia.

Dia juga berharap, dalam masa kampanye koordinasi dengan pihak penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU terus ditingkatkan. “Harapannya ke penyelenggara agar koordinasi ditingkatkan, supaya saling  bahu membahu mewujudkan pemilu yang aman dan damai, ” ujarnya.(riel)

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*