Rusmin: PNS Miliki Nama Singkat tak Bisa Dirubah

BOLTIM-Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Rusmin Mokoagow mengatakan, soal nama singkat atau nama inisial yang tercantum di KTP, kartu keluarga (KK) akte lahir dan dokumen lain yang menurut Kantor Imigrasi tidak bisa, kata Rusmin pihak Kantor Imigrasi mesti ada kebijakan.

“Kalau mengikuti kemauan pihak imigrasi tentu ini akan menimbulkan masalah, sebab kalau nama singkat ini tercantum di dokumen PNS seprti ijazah, maka semua dokumen tersebut juga harus rubah, hal ini kan tidak mungkin, ” terangnya, Rabu (27/2/19).

Aturan yang dikeluarkan oleh kantor imigrasi kata Rusmin hanya bisa untuk warga atau masyarakat yang bukan PNS atau TNI-Polri. Itu pun jika ada keputusan dari pengadilan. “Disdukcapil tak bisa merubah nama seseorang jika tidak ada putusan pengadilan, ” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Kantor Imigrasi kelas III Kotamobagu, Jhoni Rumagit meminta kepada pihak Disdukcapil Boltim, untuk pengurusan kartu kependudukan seperti aktte lahir dan e-KTP), tidak menggunakan nama inisial atau disingkat.

Sebab, penggunaan nama inisial atau disingkat akan sangat berpengaruh pada pengurusan pasport, bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan berkunjung ke luar negeri.

“Harus menggunakan nama lengkap tidak diperbolehkan memakai inisial atau disingkat, sebab akan akan sangat berdampak pada pengurusan pasport,” ujar Jhoni, disela-sela kegiatan pengukuhan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Boltim.(riel)

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*