Mulai Maret Pembayaran Tunjangan PNS Berdasarkan Kinerja

BOLTIM-Sekretaris Daerah Bolaang Mongondow Muhammad Assagaf mengatakan, mulai bulan Maret 2019 pembayaran tunjangan kinerja daerah atau TKD kepada PNS Pemkab Boltim, tak lagi berdasarka absen tapi kinerja.

Menurutnya aturan ini diterapkan karena ditemukan banyak PNS yang cuma datang ambil absen kemudian pulang. Datang ke kantor hanya untuk setor sidik jari sebagai bukti absensi, tanpa melaksanakan tugas dan fungsinya secara benar.

“Kalau sudah seperti itu, mereka datang ke kantor hanya untuk absen saja bukan untuk pekerjannya. Jadi percuma kalau pembayaran tunjangan hanya berdasarkan absen. Mulai Maret kita rubah, ” kata Assagaf, Rabu (27/2/19).

Lanjut dia, namun untuk absen penting juga karena terkait dengan dengan kehadiran. Sebab absen menjadi bukti utama kehadiran PNS dan pegawai honor.

“Tidak ada nama di absen harus di ketahui apa alasannya ketidak hadirannya di kantor apakah sakit atau berhalangan lain. Itu harus jelas, ” kata dia.

Assagaf mengatakan selain absen sidik jari, absen manual juga wajib bagi semua PNS. Jadi Maret sudah harus pake absen manual. Kemudian, absen manual itu harus dilampirkan pada absen fingerprint.

“BPK sangat ketat dalam pemeriksaan, terlebih kehadiran PNS, ” ujarnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Boltim, Oskar Manoppo juga mengatakan bahwa petunjuk Bupati Sehan Landjar melalui Sekda Boltim Muhammad Assagaf, untuk pembayaran TKD kembali ke peraturan bupati (perbup) sebelumnya. “Jadi, kepada pimpinan SKPD dapat menyesuaikan aturan ini, ” imbuhnya.(riel)

 

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*