Krisis Air Bersih, Warga Perum Geram

BOLTIM-Warga Perumahan umum (Perum) Karisma, Desa Paret Kecamatan Kotabunan, sudah sebulan ini mengalami krisis air bersih. Hal ini membuat mereka geram, karena menyebabkan aktivitas PNS penghuni perum terganggu.

Satriady Tunggil salah satu PNS yang tinggal di perum ini mengungkapkan sudah sebulan ini aliran air baku masuk wilayah perum sering mati. Kondisi ini membuat penghuni perumahan kecewa. “Sebelumnya aliran yang masuk di setiap rumah bagus, tapi sekarang sering mati. Dengan kondisi seperti ini kami marah, ” kata Satriady, Selasa (26/2/19).

Hal yang sama dikeluhkan PNS lainnya, Hany Lumintang, kata dia bukan perum kalau tidak mati air. “Aktivitas kami sebagai PNS jadi terganggu ketika mati air, ” ungkapnya.

Senada dikatakan Porto Riko Kundayang, yang juga penghuni perum karisma blok R, kata dia bahwa krisis air bersih ini sudah berlangsung cukup lama. Padahal, pembayaran tagihan air tak pernah terlambat. “Kondisi air sering tak jalan sudah berlangsung lama dan tidak tahu apa alasannya, padahal kami tidak pernah terlambat membayar. Bahkan untuk mencuci piring saja nanti dicuci malam hari, sebab kalau cuci siang hari air hanya menetes, ” kata dia.

Terkait hal ini Sangadi Paret Timur, Hairun Manangin, ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa krisis air bersih terjadi akibat adanya kerusakan pada bak induk. “Permasalahan air yang selalu mati dilingkar Desa Paret, khususnya perum, disebabkan ada kerusakan dibak induk, tapi dalam waktu dekat ini permasalahan air akan segera teratasi, karena masyarakat Paret bersatu segera melakukan perbaikan, ” kata Manangin dibenarkan Sangadi Paret, Ujin Mamonto.(riel).

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*