Kotabunan Diserang DBD, Dinkes Imbau Jaga Kebersihan dan Kegiatan PSN

 BOLTIM-Sejak bulan Desember 2018 hingga memasuki tahun bulan Januari 2019 warga Desa Kotabunan, Bulawan dan Desa Paret, Kecamatan Kotabunan diserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Umumnya penyakit ini menyerang anak-anak. Saking banyaknya pasien yang disebabkan nyamuk aedes aegypti ini rumah sakit Ratatotok-Buyat tak bisa menampungnya, sehingga terpaksa sejumlah pasien tersebut di rujuk ke rumah sakit Noongan di Minahasa dan rumah sakit Kota Tomohon.
Terkait hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Boltim imbau agar warga harus menjaga kebersihan lingkungannya. Sebab muncul penyakit atau nyamuk Aedes aegypti dikarenakan lingkungan kotor. Kepala Dinkes Boltim, Eko Marsidi mengingatkan kepada masyarakat Boltim, khususnya Kotabunan, salah satu bentuk pencegahan penyakit DBD adalah melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang secara rutin dilakukan seminggu sekali.
“Pencegahannya adalah melakukan bersih-bersih lingkungan secara rutin seminggu sekali, ” ujar Marsidi Sabtu (12/1/19).
Kata dia, sudah berulang kali Dinkes Boltim mensosialisasikan baik melalui posyandu maupun media radio dan cetak untuk bersihkan lingkungan sekitar rumah dan didalam rumah. Namun yang paling utama adalah kesadaran dari warga akan kebersihan lingkungannya.
“Saya mengimbau agar ajak tetangga dan saudara serta keluarga yang lain untuk membersihkan lingkungan, ” imbuhnya.
Dikabarkan Dinkes Boltim sudah melakukan tindakan preventif dan promotif serta foging disejumlah daerah di Boltim.
Senada disampaikan Kepala Puskesmas Kotabunan, Marzuki Abdul. Untuk Pencegahan DBD kata dia, yang paling Efektif dan Efisien adalah kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara 3M Plus. Pertama, Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember penampungan air, penampung air lemari es, dan lain-lain. Yang kedua, menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, tong air. Dan yang ketiga memanfaakan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.
Selain itu, dia menjelaskan tentang maksud dari plus yang ditambahkan pada 3M adalah menaburkan bubuk larvasida menggunakan obat nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya ventilasi rumah, dan menghindari kebiasaan menggantung pakaian didalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk. “Jika hal ini telah dilakukan  pasti kita akan terserang DBD, ” terangnya.(riel)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*