285 CPNS Boltim Ikut Apel Perdana 

BOLTIM-Sebanyak 285 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang dinyatakan lulus, mengikuti apel perdana di halaman kantor bupati di Tutuyan Rabu (9/1/19).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Muhammad Assagaf, didampingi Kepala Badan Kepegwaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Robi Mamonto.
Dalam penyampaiannya, Assagaf meminta agar para CPNS yang baru lulus, segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing. “Nanti ketika SK 80 persen CPNS sudah keluar dan kalian mulai masuk kerja, hal pertama harus dilakukan adalah beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, termasuk apa saja pekerjaan yang harus dikerjakan berdasarkan dengan formasi yang dilamar, ” ujarnya.
Pada kesempatan itu dia sedikit memperkenalkan tentang birokrasi yang ada di Boltim, termasuk para pejabat tinggi lainnya seperti para asisten, dan lain sebagainya.
“Harapannya, didalam melaksanakan tugas nanti sebagai seorang ASN, wajib hukumnya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia. Dengan demikian, dapat terwujud ASN yang profesional, berkualitas serta berdedikasi, ” terangnya.
Assagaf nerpesan kepada para CPNS, agar tetap rendah hati, dan tidak lupa untuk bersyukur serta berterima kasih kepada kedua orang tua, serta keluarga. Sebab, tanpa do’a orang tua maupun keluarga lainnya, kalian pasti tidak bisa berada disini. “Berterima kasihlah kepada mereka, tetap rendah hati dan jangan pernah lupa dengan jasa mereka. Dengan begitu, pekerjaan yang kalian tekuni nanti akan membawa berkah buat kalian dan keluarga, serta diridhoi oleh Tuhan yang Maha Esa, ” imbuhnya.
Sementara Kepala BKPSDM Pemkab Boltim Robi Mamonto menegaskan, CPNS Boltim 2018 yang dinyatakan lulus wajib mengabdi di Boltim dengan sungguh-sungguh, serta membuat pernyataan tidak akan mengajukan pindah tugas selama 15 tahun.
“Kalian nantinya akan menerima SK CPNS dengan gaji sebesar 80 persen, disitu juga tertulis penempatan instansi kerja. Maka, setiap CPNS wajib membuat pernyataan tertulis dan ditandatangani di atas materai, bahwa tidak akan mengajukan pindah tugas ke luar daerah selama 15 tahun, ” tegasnya.
Hal ini kata Robi perlu ditekankan guna mengantisipasi para pelamar dari luar daerah yang lulus di Boltim, sebab CPNS yang lulus di Boltim otomatis sudah menjadi warga Boltim, sehingga wajib hukumnya untuk mengabdi serta bersama-sama membangun daerah Boltim lewat pelayanan di masing-masing satuan kerja.
“Khusus CPNS yang datang dari luar daerah, jangan lagi kalian berpikir bahwa kalian orang luar daerah yang tugas di Boltim. Tetapi, saat ini kalian sudah menjadi warga Boltim, ” ujarnya.
Sementara untuk kelengkapan berkas kata dia batas akhir pemasukan hingga tanggal 21 Januari, diharapkan para CPNS untuk segera melengkapinya dan memasukkan berkas ke BKPSDM hingga batas akhir tersebut. Nantinya berkas tersebut akan proses untuk pengusulan NIP dan SK CPNS.
Tidak lupa, Robi berpesan kepada para CPNS yang lulus senantiasa menjaga nama baik daerah Boltim, hal itu sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama.
“Jangan sampai ada isu-isu atau provokasi yang muncul, sebab disini kita sebagai instansi penyelenggara seleksi CPNS sudah bekerja maksimal sesuai koridor dan aturan yang berlaku. Jika ada informasi yang kurang jelas, bisa ditanyakan langsung ke BKPSDM, ” katanya.
Diketahui, dari 306 kuota peserta seleksi CPNS Boltim yang lulus tes SKD dan SKB sebanyak 285 orang. Antara lain 172 formasi guru, 83 orang kesehatan, dan 30 orang formasi teknis.(rul)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*