Dinkes Canangkan Kampanye Imunisasi Rubella 

BOLTIM-Dinas Kesehatan (Dinkes)Pemerintah Kabupaten  Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melakukan pencanangan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR), bagi anak usia 9 bulan sampai 15 tahun.

Kegiatan yang dipusatkan di rumah pendidikan anak usia dini (PAUD) Boltim Desa Togid, Kecamatan Tutuyan, dibuka oleh Bupati Boltim Sehan Landjar, Rabu (1/8/18).

Sehan menerangkab bahwa penyakit Rubella merupakan penyakit inveksi menular melalui saluran pernafasan. Penyakit ini tidak memiliki obat hanya dapat dicegah melalui vaksin measles rubella.

“Salah satu bahaya rubella apabila menyerang ibu hamil pada umur kehamilan awal, maka dapat menyebabkan keguguran, perlambatan perkembangan janin, kebutaan, hingga penyakit jantung bawaan,” terangnya.

Dia menjelaskan, Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup tinggi penderita campak dan rubella. Data tahun 2015 menunjukkan ada sekitar 60 anak lahir cacat dan penyebabnya salah satunya adalah rubella.

“Jangan dianggap remeh. Rubella  memang hanya penyakit kulit tapi memiliki dampak yang samgat berbahaya. Sehingga diharapkan kepada seluruh ibu-ibu yang ada di Boltim, agar segera melakukan imunisasi terhadap anak khususnya campak rubella, ” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinkes Pemkab Boltim, Eko Marsidi menyampaikan bahwa pencanangan kampanye imunisasi measles rubella dilaksanakan di semua puskesmas di Boltim. “Semua puskemas melakukan pencanangan rubella sekaligus dengan tindakan turun ke sekolah-sekolah melakukan imunisasi kepada anak-anak siswa, ” kata Marsidi.(*)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*