Kelebihan Stok Penyebab Harga Kopra Anjlok 

BOLTIM-Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Pemkab Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Ramlah Mokodompis mengatakan bahwa penyebab anjloknya harga kopra disebabkan karena produksinya meningkat hingga kelebihan stok di pasaran, dan tidak adanya standar harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan untuk harga jual kopra.

“Turunnya harga kopra karena adanya kelebihan stok di pasaran, ” kata Ramlah, Selasa (10/7/18)

Menurutnya, selain tidak ada standar HET yang ditetapkan pemerintah untuk komoditi kopra, upaya untuk menekan harga kopra tetap stabil tidak bisa dilakukan seperti pada komoditi lain yang punya standar misalnya beras yang bisa di stabilkan harganya oleh pemerintah.

“Tidak ada standar HET untuk komoditi kopra, sehingga upaya untuk menstabilkan harga sulit dilakukan, ” terangnya.

Dia mengatakan, untuk harga jual kopra itu fleksibel bisa tiba-tiba mengalami kenaikan atau penurunan, sesuai dengan kebutuhan pasar. Yang hari ini di kalangan petani juga belum mendapatkan akses untuk langsung mengekspor kopra dalam jumlah yang banyak. “Harga kopra fleksibel sesuai dengan permintaan pasar, dan yang membuat petani kesulitan untuk menjual dengan cara mengekspor dalam jumlah banyak karena tidak adanya akses ke luar, hanya sampai pada pengepul saja, ” jelasnya.(rul)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*