Nelayan Pakai Kartu Kusuka

PT,BOLTIM-Pemegang kartu asuransi nelayan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kini tak lagi tidak dapat diperpanjang, dikarenakan pemerintah pusat telah mengganti melainkan kartu tersebut dengan jenis kartu baru, yakni kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan (kusuka).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Boltim Erna Mokodongan mengatakan sesuai dengan data ada 1000 lebih kartu nelayan yang terdistribusi ke para pelaku perikanan tangkap di wilayah Boltim. Dari jumlah itu, sekitar separuhnya telah habis masa berlakunya, sehingga bagi nelayan pemegang kartu nelayan sudah mengurus admistrasi lagu untuk mendapatkan kartu kusuka.

“Tahun ini, DKP Boltim menyiapkan 860 kartu kusuka, untuk itu bagi para nelayan yang masih memegang kartu nelayan segera datang ke DKP meregistrasi penggantian kartu. Begitupun dengan nelayan yang belum memiliki kartu agar segera mengurus kartu kusuka sebab ini penting bagi nelayan, ” kata Erna, Selasa (8/5/18).

Dia mengatakan, dasar hukum dari kartu baru tersebut adalah Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 39 tahun 2017 Tentang Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan. “Dengan keluarnya perundangan tentang kartu kusuka, otomatis regulasi kartu nelayan juga berubah, ” terangnya.

Sesuai namanya, kata Erna kartu tersebut bukan hanya berlaku eksklusif untuk para nelayan tangkap saja, sebagaimana kartu nelayan. Tetapi, pelaku usaha perikanan lain, seperti pembudidaya, pengolah, dan pemasar juga akan menerima kartu kusuka. Adapun fungsi dari kartu kusuka adalah sebagai identitas profesi pelaku usaha kelautan dan perikanan. Fungsi lainnya, sebagai basis data dalam memudahkan perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan. Juga pelayanan dan pembinaan pelaku usaha kelautan dan perikanan.
“Fungsi utama dari kartu kusuka memudahkan bagi pemegang kartu seperti bantuan pemerintah, perizinan, dan lain-lain, ” jelasnya.

Sementara tambah Erna, tugas dari DKP Kabupaten Boltim adalah menyosialisasikan fungsi kartu kusuka kepada para calon penerinamanya. Kemudian melakukan verifikasi atas pengajuan para pemohon, melakukan pencetakan kartu, dan mendistribusikannya. “Mulai bulan Mey tahun ini kartu ini akan dibagikan untuk nelayan dan bagi para pelaku usuhan kelautan dan perikanan, ” tambahnya.(jen)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*