Sehan Ingatkan SKPD Hindari Mark Up Anggaran Yang Berpotensi Korupsi

POSTotabuan.com, BOLTIM-Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar kembali mengingatkan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Boltim, ketika menyusun program baik untuk kegiatan fisik ataupun pengadaan barang dan jasa, diminta agar tidak melakukan mark-up anggaran.

“Saya ingatkan kepada pengguna anggaran di semua satuan kerja saat menyusun program harus disesuaikan. Hindari markup karena itu tindakan yang berpotensi korupsi yang bisa menjerat kita ke proses hukum, ” tegas Sehan, pada rapat forum SKPD baru-baru ini.

Sehan berharap dalam penyerapan anggaran tahun 2018 dapat dilakukan secara maksimal, akan tetapi yang lebih penting yaitu programnya harus akurat, maksimal, serta dapat dipertanggung jawabkan dan tidak fiktif. “Target penyerapan anggaran harus dilakukan dengan wajar dan jujur. Tidak boleh mark up, karena yang dinilai bukan hanya serapannya saja tapi kualitas programnya, “  tegasnya.

Dia juga meminta kepada pejabat satuan kerja agar tidak melakukan pemborosan penggunaan anggaran. “Jangan banyak posting anggaran yang  tidak efetif . Artinya, target penyerapan anggaran harus dilakukan dengan wajar dan jujur, “ ujarnya.

Kepada para sangadi (kepala desa) juga dia mengingatkan dalam mengelola keuangan desa tidak melanggar rambu-rambu yang ada. Harus hati-hati, perlu dilakukan beberapa hal agar pemanfaatan dana desa tetap berazaskan kepada pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran.

“Saya ingatkan kepada seluruh sangadi agar lebih hati-hati dalam mengelola keuangan desa, jangan sampai bermasalah dengan penegak hukum. Harapan saya para sangadi untuk tetap selalu koordinasi terkait perencanaan dan pelaksanaan kegiatan sehingga target dapat sama- sama kita capai, ” imbuhnya.(jen)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*