Pemberantasan Penyakit DBD Terus Dilakukan

POSTotabuan.com, BOLTIM-Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Bolaang Mongodow Timur (Boltim) akan terus melakukan peningkatan program kegiatan seperti program kesehatan ibu dan anak, imunisasi, usia lanjut, program pemberantasan penyakit menular dan juga pemberantasan demam berdarah dengue (DBD).

“Ini sejalan dengan komitmen kesehatan dan pernyataan sikap dari jajaran kesehatan untuk siap melakukan program kesehatan, yang ditangani secara khusus dan terpadu, ” sebut kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi kepada wartawan, Minggu (4/3/18).

Adapun untuk program khusus yang dirancang untuk tahun 2018 sama seperti tahun 2017 kemarin, yakni tentang gerakan pemberantasan DBD, karena penyakit ini perlu penanganan terpadu. Langkah-langkah penanganan kasus DBD, Dinkes Boltim membuat pemetaan daerah rawan kasus. Artinya, pihaknya membuat pemetaan berdasarkan laporan kasus mana daerah lingkungan yang rawan sepajang tahun.

“Wilayah Modayag, Kotabunan dan sebagian Tutuyan kebanyakan diserang penyakit DBD sehingga wilayah ini menjadi perhatian dilakukan fogging atau pengasapan, ” terang Marsidi.

Marsidi mejelaskan, penyakit DBD merupakan penyakit berbasis lingkungan, artinya lingkungan kumuh yang tidak terurus pasti lingkungan tersebut endemis DBD.

“Untuk itu, kita membuat gerakan kebersihan lingkungan dan ini melibatkan keterpaduan lintas sektor untuk gerakan kebersihan lingkungan.
Karena sumber DBD ada digenangan air, dikantong plastik, tempat bunga atau dipot bunga. Kalau ditemukan sarang nyamuk disitu berarti sudah dua minggu air tidak dikuras atau sudah dua minggu air tergenang di wadah tersebut, jadi harus segera dibersihkan, ” terangnya.

Marsidi menambahkan penyebab penyakit DBB sering muncul, karena kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan. Kendala lainnya untuk kasus DBD ini adalah masih rendahnya peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk dilingkungannya.

“Saya mengharapkan semua elemen masyarakat sadar akan kebersihan supaya DBD tidak mudah menyerang kita, ” imbuhnya.(jen)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*