Tujangan ASN Boltim Naik, Finger Print Jadi Empat Kali se-Hari

PT,BOLTIM- Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kabupaten Boltim, menaikan tujangan kinerja daerah Abdi Sipil Negara (ASN) sebesar Rp250 ribu. Hal ini di katakan Sekertaris Daerah (Sekda) Boltim, Muhammad Assagaf, Rabu (31/1/18).

Assagaf mengatakan setelah berkonsultasi dengan Pak Bupati Sehan Landjar, terkait dengan kesejahteraan ASN bupati menyetujui usulan tersebut, namun naiknya tidak telalu besar dimana setiap ASN hanya mendapatkan kenaikan Rp250 ribu.

“Setelah di hitung, APBD kita tidak mencukupi sehingga didapat angka Rp250 ribu saja. Jadi kalau tunjangan ASN Rp2 juta, di tambah Rp250 menjadi Rp2.250. Ini hasil hitungan kami berdasarkan asumsi APBD Boltim 2018, ” terang Assagaf, yang juga ketua TAPD Boltim.

Assagaf berharap, meski kenaikan tunjangan hanya kecil, namun kehadiran ASN harus ditingkatkan terutama dalam hal kinerja. Menurut dia, terhitung mulai awal bulan februari ini, sistim Finger Print atau absen sidik jari ASN Boltim di tambah. Yang sebelumnya hanya dua kali melakukan sidik. Dengan kenaikan tunjangan menjadi empat kali melakukan sidik dalam sehari, yakni jam pertama pukul 07.45, jam kedua 11.00, jam ketiga 13.00 dan jam terakhir saat ASN pulang kerja yakni pukul 16.00. “Sistim ini akan diberlakukan mulai bulan februari ini, bersaam dengan kenaikan tunjangan, ” katanya.

Di tempat terpisah Kepala Badan Pengelolah Keuangam dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Boltim, Oskar Manoppo mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun finalisasi penghitungan tunjangan,

“Tunjangan dipastikan naik, namun nilainya tidak terlalu besar mengingat anggaran kita kecil. Seletelah penghitungan selesai nanti akan kami buat klasifikasi sesuai dengan pangkat dan golangan ASN tersebut, ” terangnya.(jen)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*