Tak Miliki Kursi Meja, Siswa Kelas 9 SMP Negeri Kotabunan Gunakan Lantai Untuk Belajar

POSTotabuan.com, BOLTIM-Meski sudah dialihkan status dari sekolah swasta menjadi sekolah negeri pada tahun 2017 kemarin, namun kondisi belajar mengajar di SMP Negeri daerah Kotabunan, memprihatinkan. Pasalnya, para siswa kelas 9 atau kelas ujian masih menggunakan lantai untuk proses belajar.

Pantauan media ini, Senin (19/2/18) para siswa yang jumlahnya 39 terlihat hanya melantai saat menerima pelajaran dari guru. Kabarnya proses belajar mengajar seperti ini sudah hampir dua bulan sejak bulan Januari 2018. Kondisi ini di anggap tak layak karena sekarang sudah zaman now.

Ketua Komite SMP Negeri Kotabunan, Djarnawi Lasambu ketika dikonfirmasi mengatakan penyebab para siswa kelas sembilan belajar melantai dikarenakan pada tahun 2017 kemarin sekolah sudah berubah bentuk. “Sekolah kami direhab total dan ruangnya jadi besar, sehingga meja kursi yang ada hanya terbagi untuk kelas 7 dan kelas 8. Sementara untuk kelas 9, meja kursinya¬†masih diusulkan lagi ke dinas pendidikan jadi tinggal menunggu, ” kata Djarnawi.

Sementara, menurut guru kelas Enci Mirda, dimana para siswa saat menerima pelajaran mereka merasa nyaman meski hanya melantai. “Meskipun hanya melantai saat menerima mata pelajaran namun para siswa merasa nyaman, ” kata Enci Mirda.

Namun, para siswa kelas 9 mengaku mereka merasa tidak nyaman saat belajar dengan kondisi melantai. “Jelas kami tidak nyaman dengan kondisi belajar seperti ini. Harapannya, sebelum ada siswa yang jatuh sakit, kami meminta agar pihak sekolah dapat memikirknan kondisi kami saat ini, ” ungkap para siswa yang tak mau menyebutkan nama mereka.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pedidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pemkab Boltim, Yusri Damopolii, belum memberikan penjelasan terkait kondisi yang terjadi di SMP Negeri Kotabunan, pasalnya belum dapat dikonfirmasi.(jen)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*