Sehan: Mulai Juli Pejabat Boltim tak Pakai Mobnas

POSTotabuan.com, BOLTIM- Guna memaksimalkan yakni penghematan penggunaan uang daerah pada pos anggaran kendaraan mobil dinas (mobnas). Terhitung mulai bulan Juli tahun 2018 ini, semua pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Bolaang Bolaang Mongondow Timu (Boltim) tak di izinkan lagi menggunakan fasilitas mobil dinas. Hal ini dikatakan Bupati Sehan Landjar, kepada wartawan saat melakukan pemeriksaan aset kendaraan dinas Pemkab Boltim, baru-baru ini.

Menurut Sehan, penggunaan mobil dinas oleh pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Boltim dianggap sebagai pemborosan anggaran daerah. Sebab di SKPD tersebut setiap tahunnya ada pos anggaran untuk pemeliharaan atau perbaikan kendaraan yang jumlahnya ratusan juta. Sehingga kata Sehan, untuk menghemat APBD Boltim, mobil dinas yang ada ditangan pimpinan SKPD akan ditarik kemudian lelang.

“Semua mobil dinas akan dilelang, penggantinya pimpinan SKPD akan dikasih uang sebesar Rp8 juta. Uang itu terserah mau di apakan. Apakah mau sewa mobil atau kredit mobil, yang pokok setiap bulan mereka dapat jatah Rp8 juta. Menurut saya hal semacam ini lebih hemat ketimbang pakai mobil dinas dan ada uang perbaikan. Aturan ini akan saya berlakukan pada bulan Juli mendatang, ” terangnya.

Sehan pun menjelaskan, bahwa yang bisa menggunakan mobil dinas sesuai aturan protokoler hanya tiga saja, yakni bupati, wakil bupati dan sekertaris daerah (Sekda). “Sesuai aturan hanya bupati, wakil bupati dan sekda yang bisa gunakan fasilitas kendaraan dinas, ” tuturnya.

Bahkan sangat keliru juga jika mobil dinas di SKPD dipakai secara pribadi oleh pimpinan SKPD tersebut. “Tujuan pemberian mobil dinas untuk opersional, dimana semua pegawai dinas/badan tersebut bisa pakai untuk kepentingan bersama, ” tegas bupati Boltim dua periode ini.(jen)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*