Pemkab Boltim Mulai Berlakukan Sidik Jari Tiga Kali Sehari

POSTotabuan.com, BOLTIM-Pengambilan absen sidik jari melalui mesin finger print untuk Abdi Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Bolaang Mongodow Timur (Boltim), mulai di berlakukan. Terpantau media ini, ASN di bagian sekretariat daerah (setda) kantor bupati Boltim sejak Kamis (1/2/18) pekan lalu, mulai menerapkan aturan baru dari Pemda Boltim ini.

Sekertaris Daerah (Sekda) Boltim, Muhammad Assagaf mengatakan pemberlakuan aturan ini dikarenakan adanya kenaikan tunjangan kinerja daerah (TKD) ASN. Sehingga bagi mereka ASN yang dalam sehari hanya dua kali melakukan sidik jari, tentu dengan sendirinya tunjangan dari ASN tersebut akan terpotongan sesuai persentase yang di tetapkan badan kepegawaian. “Kalau hanya dua kali melakukan sidik jari, tapi yang di terapkan tiga kali pasti tunjangannya terpotong, ” kata Assagaf, Jumat (9/2/18).

Namun menurut Assagaf, tujuan utama dari penerapan sidik jari tiga kali, agar para ASN lebih perhatian dengan tingkat kehadiran mereka, serta disiplin waktu dan disiplin dalam pekerjaan.

“Tujuan kita supaya ASN disiplin waktu dan kinerja mereka meningkat. Ketika aturan ini telah di penuhi, tentu mereka sebagai abdi negera berhak mendapatkan atas kenaikan tunjangan, ” terangnya.

Di tempat terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim, Eko Marsidi juga mengatakan bahwa pengambilan absen sidik jari di instansinya empat kali. “Kalau di sekretariat daerah absen ASN hanya tiga kali, di dinasnya empat kali namun tujuannya sama untuk peningkatan kinerja abdi sipil negara, ” ujarnya.(jen)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*