Sehan Tegaskan ASN Tak di Izinkan Masuk Struktur BPD

POSTotabuan.com, BOLTIM- Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar menegaskan, tidak mengizinkan lagi Abdi Sipil Negara (ASN) menjadi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hal itu di karenakan, ASN telah memiliki gaji dan tujangan sendiri sebagai pegawai negeri.

“Pemkab Boltim akan melakukan perekrutan anggota BPD guna pengawasan kepada pemerintah desa dalam hal penggunaan dana desa. Namun, perekrutan tersebut hanya berlaku untuk masyarakat yang bukan pegawai negeri, ” tegas Sehan, baru-baru ini.

Sehan juga meminta kepada para sangadi di masing-masing desa bila ada ASN mendaftar anggota BPD agar tidak menerima berkas ASN tersebut. Pasalnya, ASN sudah punya tugas sendiri, dan menerima gaji serta tunjangan dari pemerintah.

“Yang saya inginkan BPD yang terdiri dari ketua dan anggota itu tidak terlibat dalam pekerja lain. Artinya, BPD bisa bekerja sepenuhnya dalam hal pengawasan semua program desa. Kalau dalam struktur BPD ada ASN maka dia ASN tersebut tentu tidak bekerja maksimal, sehingga sebagai bupati saya tegaskan ASN tak bisa masuk dalam struktur BPD, ” tegasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Boltim, Slamet Umbola ketika dikonfirmasi mengatakan terkait perekrutan BPD masih akan di kaji lagi secara matang. Seperti apa keinginan pak bupati, itu akan dituangkan dalam aturan.

“Minggu ini diperkirakan drafnya akan selasai, setelah itu akan di serahkan ke beliau (bupati,red). Yang jelas, semua keinginan bupati tentang desa akan kita kaji sesuai aturan dan hukum agar ketika di tetapkan dalam peraturan bupati, maka tidak menyalahi aturan, ” terang Slamet, Selasa (30/1/18).(jen)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*