Penyakit PLN Mulai Kambuh, 12 Jam Boltim Tanpa Aliran Listrik

POSTotabuan.com, BOLTIM-Penyakit Perusahan Listrik Negara (PLN) Rayon Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), akhir-akhir ini mulai kambuh lagi alias melakukan pemadaman listrik berjam-jam. Pada Sabtu dan Minggu (21/1/18) kemarin, pemadaman kembali terjadi dengan alasan yang tak jelas. Pemadaman tersebut kurang hampir 12 jam lamanya.

Warga Boltim selaku konsumen menduga pemadaman listrik ini sengaja di lakukan oleh PLN. “Sampai kapan listrik di Boltim akan normal. Pasalnya, sudah zaman now namun listrik masih tetap seperti tahun-tahun sebelumnya, bahkan padam-nya berjam-jam dan tak beraturan, ” ungkap, warga Boltim Beny Budiman, Minggu (21/1/18).

Mirisnya lagi, kata Beny, kerap terjadi pemadaman tapi tagihan atau iuran listrik melonjak gila-gilaan yang biasa tagihan perbulan hanya dikisaran Rp100 ribu, kini naik hingga jutaan rupiah. “Apakah ini permainan dari pihak PLN atau-kah unsur kesengajaan. Perlu ada tindakan tegas dari pihak kepolisian selaku penegak hukum, sebab kami sebagai konsumen merasa sangat dirugikan akibat pemadaman yang tak masuk akal ini, ” tegas Beny.

Senada juga dikatakan sejumlah warga Desa Bulawan, Kecamatan Kotabunan, dimana kata mereka akibat listrik padam pada Sabtu hingga Minggu kemarin pekerjaan mereka jadi terganggu.

“Pemadaman tersebut sangat merugikan para konsumen. Yang anehnya, pemadaman terjadi hampir sehari penuh namun tidak alasan yang jelas. Ini patut di pertanyakan, ” tegas Rahman Igirisa, mewakili warga Bulawan Bersatu.

Kepala PLN Boltim, Rayon Modayag Jemmy Cornelis ketika di konfirmasi terkait pemadaman listrik yang kerap terjadi di wilayah Boltim, Cornelis tak memberikan penjelasannya. Pasalnya, meski telah di telpon dan nomornya dalam kedaan aktif tapi tak di angkat-angkat. Begitu juga di SMS tak ada balasan dari kepala PLN tersebut.(riel)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*