Pencairan Dana Desa 2018 di Lakukan Tiga Tahap

POSTotabuan.com, BOLTIM-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Boltim, Slamet Umbola mengatakan proses pencairan Dana Desa (DD) 2018 untuk delapan puluh desa di Boltim, dilakukan tiga tahap. Tahap pertama 20 persen, tahap kedua 40 persen dan tahap ke tiga 40 persen.

“Kalau tahun sebelumnya pecairan dana desa hanya dua tahap, yakni 40 dan 60 persen, sekarang sistimnya kita rubah dilakukan tiga tahap, ” kata Umbola, Rabu (24/1/18).

Sementara untuk Alokasi Dana Desa (ADD) menurutnya, akan di upayan pencairannya setiap bulan, karena disitu (ADD,red) ada gaji atau tunjangan para Sangadi, Sekertaris Desa (Sekdes) dan gaji seluruh aparatur desa, sehingga pencairannya dilakukan setiap bulan. “Kita sudah buat konsepnya, dimana untuk ADD di bayarkan tiap bulannya, karena ADD di khususkan untuk pembayaran¬† tunjangan perangkat desa dan insentif imam, pegawai syari serta pendeta. Kalau untuk dana desa, anggarannya diperuntukan untuk pemberdayaan masyarak dan pembangunan infrastruktur desa, ” terang Umbola.

Lanjut Umbola, adapun total dana desa tahun ini berjumlah Rp59 miliar lebih, sedangkan ADD yang di poskan dari APBD Boltim sebesar Rp35 miliar. Jumlah keseluruhan dana desa dan ADD di 2018, Rp94 miliar lebih hampir mencapai Rp100 miliar. “Kita tinggal masukan dokumen ke Kementrian terkait, jika sudah diterima, dana untuk delapan puluh desa di Boltim langsung di transper kementrian melalui Kantor Pembendaharaan Negara (KPN) Kotamobagu, ” jelasnya.
Umbola juga menambahkan, pada tahun ini juga insentif para Sangadi dang seluruh perangkat desa di Boltim dinaikan.(jen)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*