BPN Bolmong Diduga Tipu Warga Boltim

POSTotabuan,com, Kotabunan-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bolmong, diduga telah melakukan penipuan kepada sejumlah warga di Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Boltim. Pasalnya, sertifikat tanah yang dijanjikan oleh pihak BPN akan diserahkan pasca pengukuran tanah pada bulan Februari 2017, sampai saat ini sertifkat tersebut tak kunjung ada atau belum juga diterima oleh warga selaku hak pemilik tanah.

Salah salah satu warga Bulawan Satu, Kecamatan Kotabunan, Faisal Ambarak mengatakan, pada bulan Februari lalu BPN Bolmong melakukan pengukuran tanah di Kecamatan Kotabunan. Salah satu lahan yang diukur tanah milikinya bersama warga Kotabunan lain. Selesai pengukuran uangnya juga langsung diserahkan kepada pihak yang mengukur dengan jumlah uang berfariasi, ada yang berjumlah Rp3 juta ada juga yang lebih.

Dari BPN pun janji menurut Faisal, dimana selasai pengukuran ini, sertifikatnya langsung diserahkan dalam waktu dekat. Sayangnya, sampai dengan detik ini bahkan sudah masuk pada bulan ketujuh sejak bulan Februari sertifkat yang dijanjikan oleh BPN tak juga diserahkan.

“Kami seperti dibohongi BPN Bolmong, uang pengukuran tanah sudah diserahkan, tapi sertifikatnya tidak ada, ” ungkap Faisal, kepada media Senin (7/8/17).

Bahkan kata Faisal juga, ketika mereka menyakan soal ini ke pihak BPN mereka selalu beralasan yang tak jelas. “Ketika kami tanya kapan sertifikatnya diserahkan alasan BPN sangat tidak masuk akal. Jadi jelas ini sudah penipuan, sebab sudah tujuh bulan pengukuran tanah dilakukan akan tetapi hak atau sertifkat kami belum juga dapat, ” bebernya.

Terkait hal ini, kata Faisal dia bersama warga yang menjadi korban dugaan penipuan dari BPN telah melaporkan masalah ini ke Pak Bupati Sehan Landjar. “Masalah ini sudah kami laporkan ke Pak Bupati, ” tegasnya.

Sampai berita ini turun, pihak BPN Bolmong belum bisa dikonfirmasi.(risd)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*