TAS Akan Promosikan Pariwisata Boltim

POSTotabuan.com, Tutuyan- Travel Agen Sulut (TAS) janji akan mempromosikan pariwisata Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Puluhan agen travel yang tergabung dalam TAS mengunjungi Kabupaten Boltim, pada Selasa (21/2/17). Mereka disambut oleh Bupati Boltim Sehan Landjar dan Wabup Rusdi Gumalangit.

Ketua TAS, Merry Karouwan mengatakan pihaknya bersama asosiasi pekerja pariwisata Sulut datang untuk mengeksplor pariwisata Boltim.

“Boltim menang selama ini tak tersentuh, kami tak tahu apa tempat pariwisata di sini. Sehingga kita tidak tak memasukkan dalam itinerary kunjungan wisatawan,” ungkapnya.

Dia pun berjanji akan membantu mempromosikan pariwisata Boltim.
“Mudah-mudahan kita bisa tawarkan ke turis agar datang ke sini,” ucapnya.

Dia menilai jarak antara Manado ke Boltim tak menjadi persoalan. “Hanya pemda harus persiapkan penginapan dan tempat makannya,” jelasnya.

Bupati Boltim Sehan Landjar mengatakan sektor pariwisata menjadi program prioritas pemda Boltim dalam tiga tahun ke depan.

“Boltim memiliki enam danau dan tiga air terjun yang bisa dikembangkan. Boltim memiliki garis pantai sepanjang 105 kilometer, beberapa titik pantai yang menarik. Ada potensi tiga pulau,” ungkapnya.

Dia mengakui sumber daya manusia untuk pengembangan pariwisata masih terbatas. Pemda akan melakukan pelatihan kepada PNS agar siap menjadi duta pariwisata Boltim. “Memang (jarak) kendalanya ke Boltim, tapi tolong promosikan Boltim,” ucapnya.

Katanya kedatangan TAS akan sangat berpengaruh terhadap pariwisata Boltim. “Pemda akan kerja keras dalam penyiapan objek wisata dalam tahun, sehingga mampu bersaing dengan daerah wisata lainnya,” tegasnya.

Boltim merupakan lima daerah yang menarik wisatawan. Gubernur telah memintanya agar membenahi sektor pariwisata.

“Ada lima objek wisata yang akan kita benahi lebih dulu yakni Danau Mooat, Lokasi Paralayang, Pulau Bombuyanoi, Pantai Woka dan Pantai Ariang,” terangnya.

Pemda akan mengajukan permohonan anggaran ke pemerintah pusat untuk pengadaan home stay di rumah warga.

“Kita akan menyiapkan Rp 30 juta per rumah agar wisatawan bisa menginap di situ. Kita akan ajukan pemerintah pusat. Kita akan dorong swasta untuk membangun hotel,” terangnya.(riel)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*