Berbagi Tugas, Bupati Buka Kegiatan BKMT Wabup Tutup Perkemahan Pesantren Assalam Manado

POSTotabuan.com, Tutuyan-Bupati Boltim Sehan Landjar menghadiri Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan musyawarah daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Boltim di Masjid Alkhairat Desa Nuangan Satu Kecamatan Nuangan, Jumat (27/1/17).

Dalam sambutannya, Sehan Landjar mengatakan atas nama pemerintah memberi apresiasi terhadap gagasan mengaktifkan kembali kegiatan BKMT.‎  “S‎eingat saya terakhir kali saya hadiri‎ BKMT di Molobog dan BKMT di Tombolikat. Kurang lebih sudah 12 bulan tidak ada kegiatan.‎
‎Alhamdulillah BKMT se kecamatan Nuangan melalui Camat kemudian mengusulkan kepada Ketua dan Pelindung untuk melakukan pertemuan tabligh dan selanjutnya dirangkaikan dengan musda yang hari ini terpilih istri Wakil Bupati sebagai ketua, ” ujar Landjar.

Landjar menilai selama ini dinamika BKMT tetap berjalan baik. Untuk itu, Dia menyampaikan harapan pemerintah agar BKMT Boltim dapat menyusun program. “Jangan hanya jadi tempat kumpul dan mendengar tauziyah tapi banyak hal yang boleh dilakukan BKMT utk kehidupan sosial sesama muslim maupun non muslim, ” terangnya.‎

Landjar mengatakan ‎pemerintah daerah Boltim akan senantiasa memberikan support terhadap kegiatan-kegiatan yang kedepan nanti dilaksanakan oleh BKMT. ‎”‎ Pemerintah daerah dibolehkan memberi hibah yang penting programnya jelas, ” terangnya.

Diketahui dalam hasil musyawarah daerah tersebut, Ny Titiek Susanti Mamonto terpilih ‎sebagai Ketua BKMT Boltim.

Sementara di Desa Motongkad Kecamtan Nuangan, Wakil Bupati Boltim Rusdi Gumalangit, menutup kegiatan Pramuka gabungan pondok pesantren Assalam Manado di lapangan Desa Motongkad‎, Jumat (27/1/17).

Gumalangit mengatakan kegiatan ini adalah pilihan tepat sebagai kegiatan ekstra kurikuler sekolah, karena sekolah formal saja tidak cukup mengingat sangat terbatas waktu untuk mempelajari berbagai aspek moral dan etika serta keterampilan.

“Untuk hasil yang optimal dalam pembentukan watak, kepribadian dan akhlak mulia, adik-adik perlu menambah dan meningkatkan wawasan serta pemahaman antara lain dengan mengikuti pendidikan nilai-nilai melalui gerakan pramuka seperti ini, ” ujar Gumalangit.

Gumalangit yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Boltim mengajak para pembina pramuka untuk lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah dalam percepatan pembentukan karakter kaum muda Indonesia. “Tanpa bantuan bapak ibu semua, tidak mungkin revitalisasi gerakan pramuka dapat dilaksanakan, ” ucapnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Masri Hamza, mengatakan kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut bertujuan untuk silaturahmi dimana dalam pelaksanaan kegiatan diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan serta kegiatan kepramukaan. “Selain tadzkir akbar dan dzikir bersama masyarakat, dilaksanakan juga kegiatan kepramukaan berupa pengenalan sandi-sandi untuk hiking, pionering, semafor, tali temali, cerdas cermat ke pramukaan dan pelatihan menembak, ” ujarnya.

Tak lupa apresiasi dan ucapan terimakasih disampaikannya kepada Pemkab Boltim yang dinilai sangat antusias dan begitu banyak membantu pelaksanaan kegiatan sehingga dapat berjalan sukses‎. “‎Pemkab Boltim sangat serius atau peduli dengan hal-hal berbau keagamaan.‎ Itu sangat sinkron dengan visi dan misi pondok pesantren Assalam. Itu juga mengapa Boltim terpilih sebagai lokasi pelaksanaan karena Boltim dinilai masih memegang teguh nila-nilai agama, nilai-nilai religi, adat istiadat dan moral,” ungkap Hamza.‎(riel)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*