Bulog Diduga “Sunat” Beras Bantuan Untuk Warga Bulawan Kotabunan

POSTotabuan.com, Kotabunan-Program bantuan pemerintah berupa beras untuk warga yang kena bencana di Desa Bulawan Satu dan warga Kotabunan Kecamatan Kotabunan, diduga di “sunat” atau sengaja dikurangi oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

Pasalnya, yang seharusnya isi atau berat beras 15 kilogram setiap karung. Tapi yang diterima pemerintah desa perkarungnya tinggal 11 kilogram. Itu artinya 4 kilogramnya sengaja dikurangi oleh Bulog.

Sangadi Desa Bulawan Satu Haris Lasambu membernarkan hal ini. Kata dia, beras bantuan pemerintah yang mereka terima takarannya berkurang atau tidak utuh lagi. Harusnya setiap karung beratnya 15 kilogram, tapi setelah ditimbang beratnya hanya 11 kilogram. “Kami menduga ini sengaja di sunat oleh pihak Bulog, ” ungkap Lasambu, Rabu (16/11/16).

Hal ini juga dibenarkan Sekretaris Desa (Sekdes) Bulawan Satu Sandy Husain. Dia mengatakan sebelum beras diturunkan dari mobil dia menduga isi beras dalam karung  sudah dikurangi. Dugaan itu pun benar, dimana setelah ditimbang rata-rata berat beras perkarung dikurangi 4 kilogram.

“Setelah ditimbang setiap karung berkurang 4 kilogram dari jumlah keselurahan bantuan 46 karung beras yang ada. Ini kan aneh, ” kata Husain.

Terkait hal ini, pihak Bulog Kotamobagu tidak memberikan penjelasan karena belum bisa dikonfirmasi.

Sementara pemerintah Boltim melalui Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Boltim Syaiful Umbola, memintah kepada pemerintah desa yang menerima bantuan beras tersebut, melalui Sangadi dan Sekdes segera meloporkan jumlah beras yang berkurang untuk di usulkan lagi ke pihak Bulog.

“Kami akan ganti jumlah beras yang kurang, tapi Sangadi harus masukan datanya untuk kami usulkan lagi ke Bulog, ” kata Umbola.(efel)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*