Ponpes Miftakhul Khoir Buyat Jadi cabang ke-7 Ponpes Tebuireng Jombang

POSTotabuan.com, Tutuyan-Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khoir Desa Buyat Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Boltim, resmi menjadi cabang yang ke-7 dari Ponpes Tebuireng Jombang Jawa Timur melalui acara penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang Kyai Haji (KH) Salahuddin Wahid dengan pihak Pemerintah Boltim yakni Bupati Boltim Sehan Landjar dan Yayasan Miftahul Khoir yang diwakili Ustadz Abdurrahman Modeong, yang berlangsung di pesantren Miftakhul Khoir Desa Buyat, Rabu (26/10/16).img_20161026_194931Selain bertujuan membuka cabang pesantren Tebuireng ke-7, Penandatanganan MoU tersebut juga dilaksanakan untuk pengembangan dan peningkatan kualitas lembaga pendidikan pesantren, pengembangan kualitas guru dan pembina pesantren.

“Dengan ditandatanganinya MoU antara Tebuireng Jombang yang menjadikan Ponpes Miftahul Khoir Desa Buyat sebagai cabang yang ke-7 Ponpes Tebuireng akan memotivasi dan mendorong kita semua terutama para orang tua untuk tidak melihat sebelah mata lagi pesantren, ” kata Bupati Sehan Landjar dalam¬† sambutannya.img_20161026_194950Setelah memberikan bantuan kurang lebih sebesar Rp200 juta rupiah beberapa waktu lalu, pada kesempatan tersebut Landjar juga menyampaikan rencananya untuk menganggarkan kurang lebih Rp1 sampai Rp2 miliar pada tahun 2017 untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur Ponpes. “Bantuan akan diberikan dalam bentuk kebutuhan bangunan. Apakah dalam bentuk asrama atau ruang belajar. Nanti yayasan sampaikan permohonan hibah, ” ujarnya.

Tak lupa juga Landjar selaku pemerintah daerah, mengucapkan terima kasih kepada KH Salahudin Wahid atau sering disapa Gus Sholah yang sudah bersedia datang di Kabupaten Boltim menjadikan pesantren Miftakhul Khoir sebagai cabang Ponpes Tebuireng Jombang.img_20161026_194938“Saya ucapan banyak terima kasih kepada pak Kyai yang jauh-jauh datang dari Jawa Timur. Mudah-mudah, dengan bergambungnya pesantren Miftakhul Khoir dengan Ponpes Tebuireng Jombang, pendidikan agama untuk anak-anak di Boltim akan lebaik, ” ungkap Sehan.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Salahuddin Wahid dalam sambutannya menyampaikan harapan agar MoU yang telah ditandatanagi dapat ditindaklanjuti dengan sesuatu yang nyata dalam implementasinya. Adik kandung mantan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gusdur tersebut juga mengatakan akan memberikan bantuan dalam beberapa aspek diantaranya tenaga pengajar dan kurikulum materi keagamaan.img_20161026_194941“Kami akan mengirim ustadz atau bila dibutuhkan ustadza, sebagai tenaga pengajar dengan ikatan dinas. Kami punya 13 Ma’had aly (perguruan tinggi keagamaan berbasis pesantren) yang baru diresmikan menteri agama, dan itu rencananya akan diterapkan semua cabang Ponpes Tebuireng Jombang, ” terang Gus Sholah.(Adv/Humas Boltim)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*