Muhammad Assagaf

Pemkab Boltim “Galau” DAK 100 M Tak Kunjung Turun, Gaji PNS November Desember Terancam Tak Terbayar

POSTotabuan.com, Tutuyan- Tahun angggaran 2016 menyisahkan dua bulan lagi yakni, November dan Desember. Akan tetapi, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp100 miliar lebih tak kunjung diturunkan oleh pemerintah pusat. Hal inilah yang membuat pemerintah daerah yakni, Pemkab Boltim stres alias “galau”.

Sekkab Boltim Muhammad Assagaf kepada media Senin (31/10/16) mengatakan, pemerintah daerah sudah bingung akibat DAK senilai Rp100 miliar lebih tak juga masuk ke rekening daerah.

“Dari total DAK sebesar Rp136 miliar, yang masuk rekening baru sekitar Rp30 miliar lebih, ” kata Assagaf.

Menurut dia, apabila sampai dengan akhir bulan November DAK tersebut tak masuk, maka dengan terpaksa Dana Alokasi Umum (DAU) yang harus dikorbankan untuk pembayaran proyek fisik yang sekarang sudah jalan.

“Ada sekitar sembilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) proyeknya menggunakan anggaran DAK. Sehingga jika sampai dengan waktu yang di tentukan DAK nya tidak masuk rekening kas daerah. Mau tidak mau, DAU yang kita miliki harus dikeluarkan untuk pembayaran sejumlah proyek tersebut, ” terangnya.

Imbasnya pun kata Panglima birokrat Boltim ini, pada gaji dan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Boltim bulan November dan Desember tahun ini terancam tidak akan terbayar, jika DAU nya digunakan untuk pembayaran proyek dan kegiatan di sembilan SKPD tersebut.

“Dikhawatirkan bila DAK kita tidak turun, resikonya gaji dan TKD PNS Boltim selama dua bulan tidak dibayarkan, ” tandasnya.(dhir)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*