Suharto Paputungan
Suharto Paputungan

Calon Sangadi Tunggal Berpeluang Gagal Pilsang

POSTotabuan.com, Tutuyan- Sejumlal desa yang masuk pada peta Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak tahun 2016, yang calon Sangadi hanya calon tunggal. Sepertinya berpeluang ada Pejabat sementara (Pjs) Sangadi yang akan ditempatkan di desa tersebut. Pasalnya, jika pada tahapan pemilihan atau pemungutan suara tanggal 7 November 2016 partisipasi masyarakat yang datang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak mencukupi 50 persen pemilih, maka pilsang desa itu dianggap gagal.

Kabag Tata Pemerintah (Tapem) Pemkab Boltim Suharto Paputungan ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, ada dua  poin yang membuat gagalnya pilsang yang calon Sangadi hanya calon tunggal. Yang pertama partisipasi pemilih tidak mencukupi 50 persen. Artinya jika di desa tersebut daftar pemilihnya berjumlah 1000 seorang pemilih, kemudian yang datang memberikan suara 450 orang atau pemilih, maka pilsang dianggap gagal. Yang kedua, apabila partisipasi pemilih melebihi 50 persen dan kemudian calon tunggal kalah dengan kotak suara kosong, maka itu juga dinggap pilsang gagal.

“Sehingga dengan otomatis desa tersebut harus harus diturunkan Pjs Sangadi, karena dua poin tersebut, ” terang Suharto, Senin (31/10/16).

Sementara untuk menurunkan Pjs di desa itu tergantung pimpinan, dalam hal ini Bupati seleku pimpinan tertinggi di daerah. “Siapa yang ditunjuk sebagai Pjs, semua wewenangnya pak Bupati. Bisa saja calon tunggal tersebut, bisa juga dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), ” ujarnya.

Diketahun, desa yang pilsangnya miliki calon tunggal ada 13 desa. Kecamatan Kotabunan tiga desa, masing-masing Desa Buyat, Desa Buyat Barat dan Desa Kotabunan Barat. Kecamatan Tutuyan satu desa, yakni Desa Dodap. Kecamatan Motongkad empat desa yakni, Desa Atoga Timur, Desa Motongkad Selatan, Desa Jiko dan Desa Jiko Utara. Kecamatan Modayag dua desa masing-masing Desa Candi Rejo dan Desa Sumber Rejo. Dan Kecamatan Mooat ada tiga desa, yakni Desa Guaan, Desa Kokapoi dan Desa Kokapoi Timur.(riel)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*