Sriwati Napu
Sriwati Napu

Sriwati: Biaya UN Ditanggung Siswa Karena Sekolah Tak Ada Anggaran

POSTotabuan.comKotabunan-Kepsek Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Kotabunan Sriwati Napu, akhirnya menjelaskan persoalan biaya Ujian Nasional (UN) tahun 2017 mendatang kenapa harus dibebankan kepada para siswa. Hal itu dikarenkana menurut Napu pihak sekolah sendiri tak ada biaya untuk pelaksanaan ujian nanti.

“Biaya UN ini tanggung atau dibebankan kepada siswa selaku kelas ujian karena sekolah tak ada anggarannya. Dimana sesuai kesepakatan waktu rapat dengan para orang tua siswa waktu itu, biaya ujian disepakati sebesar Rp780 ribu. Bukan Rp800 ribu seperti yang diberitakan sebelumnya, ” ungkap Napu kepada wartawan Rabu (28/9/16).

Bahkan menurut dia, memang pihak sekolah ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah, akan tetapi tidak bisa digunakan untuk pelaksanaan ujian karena dana BOS hanya untuk kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan O2SN Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN).

“Sehingga kenapa langkah ini kita ambil, agar ujian akhir di SMAN Kotabunan bisa berjalan sesuai yang diharapkan, ” terangnya.

Dia menjelaskan, adapun biaya sebesar Rp780 ribu selain kegiatan UN, juga untuk pembayaran beberapa kegiatan yakni, untuk bayar kepada guru-guru yang melakukan pengayaan kepada para siswa kelas ujian, pembuatan soal pra ujian, penjemputan soal atau naskah UN, jemput nomor peserta ujian di kantor Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Pemprov Sulut, sewa mobil, biaya pengamanan polisi saat pelaksnaan UN, biaya untuk pengawas UN, konsumsi dan biaya lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan UN nanti.

“Hal-ha inilah sehingga kenapa biaya UN itu dibebankan kepada siswa. Karena kalau hanya sekolah sendiri yang menanggung anggaran tersebut, kemungkinan UN tidak bisa dilaksanakan sebab pihak sekolah tak ada anggarannya, ” jelasnya.(riel)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*