Bupati Geram Ratusan PNS Dan Pejabat Boltim Tak Mau Tes Urin

POSTotabuan.com, Tutuyan-Bupati Boltim Sehan Landjar geram dengan sikap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sejumlah Pejabat dilingkup Pemkab Boltim yang enggan atau tidak mau tes urin narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut.

Pasalnya dari jumlah kurang lebih dua ribuan PNS termasuk pejabat Boltim, yang hadir untuk tes urin hanya 169 PNS saja. Sementara yang sisanya sekitar seribu lebih diduga sengaja tidak datang.

Sehingga hal ini membuat Sehan Landjar geram. Harusnya kata Sehan yang datang tes urin ada sekitar 300 sampai 400-an PNS.

“Jauh dari harapan dalam pemeriksaan tes urin narkotika. Seharusnya yang tes urin ada di atas 300-an atau mencapai 400 PNS, ” kata Sehan kepada wartawan Senin (19/9/16).

Menurut dia, meskipun dalam hasil pemeriksaan 169 orang ini dinyatakan negatif. Tetapi bisa saja besok berubah positif, kalau ada yang ternyata tergelincir pada hari esok.

“Hasil negatif ini menjadi tolak ukur kita. Makanya untuk mencegah timbulnya pemakai barang haram di Boltim, akan diupayakan di lakukan pemeriksaan untuk semua PNS. Sebab, ada dua ribu PNS kita di tambah seribu sekian non PNS jadi ada tiga ribuan dibawah tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga tentunya kita akan protek, ” ujarnya.

Sementara Ketua BNN Sulut Kombes-Pol, Sumirat Dwiyanto mengatakan pemeriksaan di lakukan pada PNS tentang penyalah gunaan narkotika. Kata dia, yang dilakukan pemeriksaan ada enam yaitu seperti ganja, heroin, kokain, sabu, ekstasi dan diazepam.

“Dari enam parameter pemeriksaan yang ada, 169 PNS dan pejabat dilingkup Pemkab Boltim dinyatakan negatif terhadap penyalah gunaan narkoba, ” tegasnya.(riel)

Komentar Facebook

Komentar

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*